Kamis, 20/02/2014 17:25 WIB
Ilustrasi | netsains.net
BENGKULU – Kejaksaan Tinggi Provinsi Bengkulu mempelajari dugaan gratifikasi dari hadiah yang disiapkan Pemkot Bengkulu untuk program salat Dzuhur berjemaah setiap hari Rabu di Masjid At-Taqwa daerah itu.
“Kita sedang pelajari dugaan ke arah itu, dan baru dipanggil satu orang untuk dimintai keterangan,” kata Asisten Bidang Intelejen Kejati Bengkulu, Marihot Silalahi, Kamis (20/2/2014).
Marihot mengatakan pihaknya belum bisa memastikan aliran dana untuk hadiah itu sebagai tindak gratifikasi walikota Bengkulu selaku pejabat publik.
“Kita belum bisa simpulkan, sekarang sedang dalam proses,” kata dia saat menerima Lembaga Pusat Kajian Anti Korupsi (Puskaki) Bengkulu, yang menyerahkan laporan pendukung dugaan gratifikasi hadiah yang disediakan Walikota Bengkulu untuk masyarakat yang paling konsisten ikut salat Dzuhur berjemaah.
Ketua Puskaki Bengkulu, Melyansori mengatakan pihaknya menduga adanya unsur gratifikasi dari penyediaan hadiah itu karena posisi walikota sebagai pejabat publik.
“Walikota mengajak berbagai pihak untuk menyumbang hadiah, dan itu direspon, coba orang biasa yang mengajak, belum tentu ada yang mau menyumbang, itu karena posisi penting walikota sebagai pimpinan daerah, jadi pengusaha dan pejabat seperti kepala dinas lingkungan Pemkot Bengkulu jadi ikut menyumbang,” katanya.
Menurut dia pengusaha perumahan REI Daniel, yang berinvestasi di Kota Bengkulu ikut menyumbang satu unit mobil Toyota Avanza, dan diduga dengan ikut menyukseskan program walikota, perizinan atas usaha REI Daniel bisa dimudahkan.
“Begitu juga Kepala Dinas PU Kota Bengkulu dan Sekretaris DPRD Kota Bengkulu juga ikut menyumbang masing-masing satu unit motor, dan beberapa pejabat lainnya juga ikut menyumbang, oleh sebab itu kita menduga adanya gratifikasi, kita tidak mempermasalahkan hal tersebut dari sudut pandang agama, tapi mengkritik dari sisi hukum agar ke depannya lebih baik,” kata dia.
Lebih lanjut Melyansori menjelaskan dari pantauan pihaknya Bupati Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan menyumbang hadiah berupa satu unit mobil Toyota Agya.
“Kita tahu, Bupati Musi Rawas akan mencalonkan diri sebagai calon Gubernur Bengkulu pada Pemilukada 2015 nanti, dan Helmi Hasan memiliki posisi strategis, selain menjabat Walikota Bengkulu dia juga Ketua DPW PAN,” kata dia.
Sebelumnya, Walikota Bengkulu sediakan anggaran Rp20 miliar untuk warga daerah tersebut yang rajin menunaikan salat berjemaah pada program yang dicetuskan pemerintah setempat. Anggaran tersebut dialokasikan untuk hadiah mobil Kijang Innova, sepeda motor serta memberangkatkan haji maupun umroh warga yang paling rajin menjalankan ibadah salat dzuhur.
Boyke LW|ANTARA
post: Dadang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar